KORUPSI

Korupsi, sepertinya bukan hal yang asing bagi masyarakat. Banyak sekali kasus yang terjadi yang berkaitan dengan korupsi, dan yang menjadi tersangka kebanyakan dari kalangan yang mempunyai jabatan atau penguasa. Banyak yang tak kuat iman ketika berhadapan dengan jumlah nominal uang yang tak sedikit, banyak juga para pejabat yang menjadi kalap mata, mereka melupakan tugasnya, mereka melupakan kesejahteraan masyarakatnya hanya demi untuk kehidupan yang mewah dengan cara mengambil hak masyarakatnya, mereka membiarkan masyarakat terlantar, menjadi miskin dan serba kekurangan. Mari sejenak kita lupakan dengan kasus yang seabrek tentang pejabat yang korupsi. Sebenarnya arti dari kata korupsi itu sendiri adalah mengambil yang bukan hak kita. Bukan hanya para pejabat yang bisa korupsi, kita sendiri pun pasti bisa korupsi dan pasti sudah pernah korupsi. Korupsi tak melulu tentang uang, waktu juga bisa kita korupsi dan kita sering melakukannya. Contohnya yang sering saya jumpai sebagai mahasiswa, ada beberapa dosen sudah mengakhiri kegiatan belajar mengajar lebih cepat dari waktu yang telah ditentukan oleh pihak kampus. Itu juga bisa termasuk dengan korupsi, yaitu korupsi waktu. Kita sebagai manusia hendaknya sebisa mungkin tidak melakukan tindakan korupsi yang akan merugikan diri kita sendiri dan orang lain. Alangkah baiknya kita semua sama-sama saling mengingatkan bahwasanya korupsi itu tidak akan memberikan kesejahteraan dan manfaat bagi kita. Dan semoga kita semua terhindar dari kegiatan-kegiatan yang akan menimbulkan dosa. Amiin

Aku Anak Pramuka

Matahari mulai menampakkan dirinya membuat hangat udara pagi ini yang setelah semalam diguyur oleh hujan, jalanan masih terlihat basah. Sarapan sudah siap diatas meja, aku segera menyantapnya agar aku semangat untuk sekolah. Tak lama kemudian ibu mengajakku untuk berangkat sekolah, aku memang selalu diantar kesekolah oleh ibu. Hari ini adalah hari sabtu, hari yang paling aku tunggu-tunggu diantara hari-hari yang lainnya, karena pada hari sabtu pihak sekolah menyelenggarakan ekstrakulikuler Pramuka dan aku sangat menyukainya. Pramuka sudah mendarah daging pada diriku, aku tidak bisa lepas dari kegiatan Pramuka. Dari kelas 4 SD hingga sekarang aku duduk dibangku kelas 2 SMA aku masih aktif dalam kegiatan Pramuka. Kenapa harus Pramuka? Dan kenapa aku bisa sejatuh cinta itu dengan kegiatan Pramuka? Karena Pramuka mengajarkanku untuk menjadi anak yang taat kepada Tuhan YME, mandiri, bertanggung jawab, menolong sesama, disiplin, percaya diri dan masih banyak lagi. Banyak anak-anak nakal dan susah diatur bisa menjadi anak yang pandai dan bertanggung jawab hanya dengan mengikuti kegiatan Pramuka, karena Pramuka tak hanya sekedar baris berbaris akan tetapi juga mengharuskan diri kita untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Maka dari itu, mari teman-teman semua yang masih bersekolah jangan malas untuk mengikuti kegiatan Pramuka, Pramuka itu tidak membosankan tetapi menyenangkan. Lihatlah perubahan pada dirimu setelah mengikuti kegiatan Pramuka. Salam Pramuka!!!

Nb : sebenarnya ini tugas untuk membuat cerita anak, berhubung saya kurang ahli dalam bidang itu, saya ceritanya agak keluar dari zona yang sudah ditentukan. Tapi apapun alasan saya, tujuan saya hanya lah untuk memberi semangat kepada teman-teman semua agar bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi.

BERUBAH

Setelah lulus dari SMA, aku berniat untuk melanjutkan pendidikan ku kejenjang yang lebih tinggi dan akhirnya aku memilih melanjutkan di salah satu universitas swasta di kabupaten Surakarta yaitu Universitas Muhammadiyah Surakarta. Aku mendaftar sebelum Ujian Nasional dilaksanakan, dari sekolahku baru aku yang sudah mendaftat. Disini aku benar-benar sendiri dan dituntut harus mandiri. Awalnya aku sedikit canggung dan merasa kurang percaya diri karena kemana-mana harus sendirian, lalu aku berkenalan dengan seorang teman, dia berinisial KN dan kebetulan sekali kami satu jurusan yaitu PGSD dan lagi nomor NIM kami itu atas bawah jadi kami bisa satu kelas. Sejak saat itu kami kemana-mana selalu berdua bahkan untuk tidurpun tak jarang aku menginap dikosnya KN atau KN yang tidur dikosku, dan akhirnya kami memutuskan untuk bareng satu kos, seperti lem dan perangko kami tidak bisa dipisahkan, dimana ada KN pasti ada aku, teman-teman mengira kami sudah kenal lama padahal kami baru berkenalan pada awal masuk kuliah. Meskipun kami selalu bersama dan terlihat akur, tak jarang kami sering bertengkar tapi kami selalu saling memaafkan. Tapi kebersamaan kami tak bisa bertahan lama, aku merasa kehilangan seseorang tapi seseorang itu masih berada disekitarku. Ya, aku kehilangan temanku, semenjak KN berpacaran dengan DPP teman satu kelas kami, aku merasa KN berubah entah itu hanya perasaanku atau memang dia benar-benar berubah. Aku tidak bisa berangkat kuliah bareng lagi, aku tidak bisa makan bareng lagi, aku tidak bisa mengerjakan tugas bareng lagi, aku tidak bisa mengambil foto bareng lagi dan bahkan untuk menyapa pun rasanya canggung. Semua yang sering kami lakukan berdua hilang begitu saja, KN lebih memilih melakukan semuanya bersama kekasihnya, DPP. Ya, aku ini dilupakan atau terlupakan? Kurasa untuk kedua kalimat itu memang pantas untuk diriku saat ini. Dan sejujurnya aku kangen akan hal itu semua, aku kangen melakukan semuanya berdua denganmu KN. Kembalilah, apa yang harus aku lakukan untuk membuatmu sadar bahwa ada teman yang sangat merindukanmu, KN. Semoga kamu membaca tulisanku ini ya, dan semoga kita bisa bersama-sama lagi.

Denganmu

Pada tanggal ini, kira-kira setahun yang lalu

Hari itu lah aku merasa hidupku semakin indah karena kamu ada

Kedatanganmu adalah cara Tuhan membuktikan kuasa-Nya

Melalui doa aku memang selalu memohon agar dipertemukan dengan cinta yang baik

Perjalanan kita serupa jam dinding yang tak kuberi angka

Teruslah berputar sebagai sesuatu yang tak bisa diterka waktu

Bila kelak aku atau kamu mulai merasa jenuh atas hubungan yang kita jalani

Mari sepakat untuk memulainya dari awal lagi

Dan pada akhirnya ini bukan tentang seberapa erat memeluk

Namun seberapa kuat untuk tak ingin melepaskan diri